Minggu, 15 Februari 2009

Insinyur nanem padi...

Kalo ingat novel Orexas-nya Remi Sylado, novel yang terkenal di era 80-an, ada jagoannya yang pengen jadii "insinyur nanem padi", alias Insinyur Pertanian.
Bah, pemanduan bakat dan prestasi itu, tiap juara 1 sampe 3 di kelas dengan nilai raport yang bagus, biasanya diterima di kuliah di IPB Bogor. Tentunya harus ikut matrikulasi dulu di Kota Hujan itu, sekitar 3 bulan. Kalau lolos, ya dapat dibayangkan gelarnya Insinyur !
Kalau liburan, paling banter main di Kebon Raya, sambil liburan bawa buku, takut di D.O (drop out). Terkadang main ke Monas. Kan jauh-jauh dari Medan belum pernah liat Monas. Rektornya waktu itu Prof.Dr.Andi Hakim Nasution.
Nah, kebetulan ada yang lolos, diterima tes IPB, kebetulan bermarga nasution pula, anak sma 6 medan. Maka jadilah dia sodara rektor, "dia itukan tulang-ku (paman)", katanya bangga. Tapi belum tentu Pak Andi (alm) kenal dia. Yang penting, stand dulu lah, alias mentiko !

Diantara gambar di atas, waktu difoto di dalam kelas, ada yang lulus dari IPB.
Siapah dia? Katanya, sekarang lagi kerja di Riau.

1 komentar:

  1. yang lulusan IPB (pake baju yang kancing atasnya dibuka), namanya Makmur.
    yang paling belakang namanya Dasril (dokter)

    BalasHapus